Terbiasa dengan yang namanya report performance measurement Contact Center ataupun mempelajari begitu banyak Standard Operating Procedure, kali ini saya disibukkan dengan menganalisis data pelanggan di tiap-tiap contact center. Contact Center yang dimaksud jelas merupakan salah satu touch point perusahaan Telekomunikasi tempat saya bekerja. Pada tugas kali ini saya harus menganalisis trend pelanggan maupun keinginan pelanggan untuk datang ke Contact Center. Bahasa kerennya “Apa sih yang pelanggan mau?”.

Data yang diambil merupakan data dari tiap-tiap Contact Center seluruh Indonesia terdiri dari 4 Call Center dan 59 Grha Pari Sraya. Data-data yang diambil masih merupakan data mentah, belum dibumbui, dimasak ataupun dicicipi untuk dinikmati. Nah, berhubung tools analisis data masih terbatas dan harus menunggu approval untuk di-instal di komputer desktop ber-memori 2Gigabytes dan ber-OS Windows Vista saya, jadi sementara masih menggunakan Microsoft Excel.

Dari data-data mentah tersebut, tetapkan apa yang ingin dilihat dan disimpulkan, dengan kata lain apa yang ingin kita nikmati dari data yang masih mentah tersebut. Setelah tahu tujuannya, kemudian data itu kita otak atik, bagaimana caranya biar terlihat. Data itu harus dibumbui terlebih dahulu dan dimasak biar bisa dicicipi untuk dinikmati.

Salah satu cara untuk membumbui data tersebut dengan pivot table. Pivot table cukup ampuh untuk membumbui data yang masih mentah karena pengguna tidak perlu membuat formula di dalam Microsoft Excel. Cukup menggunakan Pivot Table Wizard dan sedikit intuisi data analis dan keinginan belajar.

Langkah-langkah untuk membuat pivot table dapat dilihat pada link ini untuk lebih jelasnya. Gak perlu coding ataupun keahlian khusus, cukup minum MI** setiap hari, hehehe… Jadi sebelum menguasai aplikasi yang lain, kuasai dulu aplikasi dasar Microsoft Excel.

About these ads