Awalnya saya bingung dengan statement seperti judul di atas, gak cuma bingung tapi juga saya baru pertama kali mendengar, ehh gak mendengar ding tapi melihat tulisan dari seorang wanita. Wanita yang sedang menempuh pendidikan magister suatu universitas. Ada beberapa statement yang membuat saya heran dan sekali lagi….baru pertama kali saya melihat beberapa statement seperti ini.
“nyari suami yang gak bolehin kerja”
“anak dan suami itu butuh ibu bukan butuh wanita karir”
“sekolah untuk menunjang cita2 menjadi ibu”
“ibu yang cerdas pasti anaknya cerdas”
“kalaupun kuliah S3 yah tetep buat anaknya”
Lima hal di atas yang membuat saya terheran-heran sambil melongo di tengah udara panas malam tanjung priok. Jarang wanita yang seperti ini atau memang banyak wanita yang seperti ini? wanita…


Sekarang harga BBM sudah naik belum lagi listrik yang ‘byar pet’ tidak cuma di tempat tinggal saya, bahkan di kantor saya pun belum lama ini pernah mati tiba-tiba. Khusus yang di kantor, biarlah itu urusan pengelola gedung perkantoran tapi kalau yang di rumah gak bisa dibiarkan. Listrik segala-galanya sumber energi. Tidak ada listrik semua kegiatan jadi tersendat, mulai dari gak bisa mandi karena pompa air butuh listrik, sampai gak bisa nonton bola karena tivi juga butuh listrik kan.
