Proses Atau Hasil

bukan hanya seberapa rumit, kompleks atau banyak proses yang telah kita lalui, tapi juga pada seberapa banyak hasil yang telah kita capai. Karena suatu prestasi lebih mudah diukur dari seberapa banyak hasil yang telah kita capai. Untuk mengukur proses dibutuhkan effort yang lebih besar jadi kebanyakan orang lebih melihat hasil. Jadi lebih baik melihat proses atau hasil yang telah dicapai ?

“Saya terima nikahnya…”

“Saya terima nikahnya dan kawinnya …. binti … dengan mas kawin tersebut dibayar tunai”

Kalimat ‘kabul’ yang harus dilafalkan oleh calon pengantin pria untuk membalas ‘ijab’ dari orangtua atau wali calon pengantin wanita. Terkadang untuk melafalkan bacaan ‘kabul’, si calon pengantin pria menghafalkan selama beberapa hari sebelum dilangsungkan akad nikah. Sebenarnya bukan menghafalkan jika menurut saya, tetapi lebih menegaskan dan melantangkan bacaan ‘kabul’ tersebut pada saatnya nanti sehingga saksi pernikahan mengesahkan akad nikah tersebut.
nikahnya dan kawinnya…>>>

Resepsi Pernikahan = Reuni

8 8 8, 8 Agustus 2008 tanggal yang dimana-mana banyak dilangsungkan pernikahan. Termasuk pernikahan teman saya, teman satu SMP, satu SMA, bahkan sampai bekerja di kantor sebelumnya pun, kami masih satu lokasi. Hanya masa kuliah saja yang berbeda. Tak disangka-disangka, teman saya ini menikah pada tanggal tersebut. Saya pun baru mendapatkan kabar tersebut melalui milis SMA saat H-2. Itu pun karena saya mendapatkan kabar dari teman SMA yang lain melalui chat.
reunian yuukkss…>>>

Orang IT = Kaku

Ada beberapa orang yang bilang klo orang IT itu kaku. Orang IT di sini bisa karena:

1. Lulusan pendidikan dengan konsentrasi IT, misal: Teknik Informatika, Ilmu Komputer dan sebagainya.
2. Bekerja di bidang IT, misal: programmer, database admin dan sebagainya.

Kaku juga bisa dikatakan sebagai orang yang saklek, klo sudah A…ya tetep A, gak bakal bisa berubah jadi B. Di satu sisi memang bagus, yaitu teguh pendirian tapi bagaimana jika untuk hal sosialisasi dengan orang bukan dari IT.
Ya..itu hanya kesimpulan sekelumit obrolan ringan saya dengan bos. Saya juga termasuk orang IT dengan kriteria nomor 1 di atas.
Ada orang IT yang bisa kasih komentar ?

Efektifkah Otak Kanan Kita ?

Jangan kelamaan mikir, kebanyakan perhitungan ini itu, jangan sia-siakan jika ada kesempatan. Lebih-lebih peluang untuk membuat bisnis sendiri. Yup, hal ini yang sering didengungkan oleh teman saya ketika kami sedang berbincang ringan. Kadangkala terlalu banyak perhitungan malah gak kesampaian, padahal jika dirunut dari awal mengenai perhitungan ataupun rencana yang dibuat telah begitu dahsyatnya. Mungkin sampai menggunakan dalil Archimedes, hukum peluang ataupun menggunakan grafik forecasting. Tapi kok tetap saja ada hal-hal yang di luar kekuasaan kita yang menjadi penyebab gagalnya tujuan atau malah di tengah jalan sudah menjadi pesimis. Bahkan karena terlalu lama perhitungan, kesempatan yang sudah di depan mata malah hilang begitu saja karena ada kompetitor yang lebih gesit.
otak kanannya dipake dunk…>>>

Senja Utama semakin baik

Pulang kantor langsung bergegas menuju stasiun Senen agar tak ketinggalan kereta menuju Yogyakarta. Yup, saya memang akan berangkat menuju ke Yogyakarta. Kali ini bukan untuk urusan pekerjaan, tapi untuk bertemu teman-teman lama yang lebih dari 1 tahun sudah tak berjumpa.Selain karena kesibukan masing-masing, lokasi kerja dan tempat tinggal yang terpisah di antara kami yang membuat sulit untuk kumpul-kumpul.
membaikkah senja utama ???>>>

Orang Itu Bilang, Saya Monyet

Bukan review soal film, sekedar me-review yang sudah lama gak saya alami. Pagi-pagi dengan penuh semangat buat kerja di kantor, seperti biasa naik bus AC turun di patra jasa. Kemudian melewati jembatan penyeberangan, berhubung saya pernah kehilangan hp di jembatan itu jadi mulai saat itu saya selalu waspada jika merasa ada yang mengikuti dari belakang.

Nah, sesampainya di seberang jalan (depan Menara Jamsostek), saya melihat-lihat ke belakang dan tiba-tiba

“Apa loe liat-liat, MONYET!!!”

waduh, ni orang pagi-pagi dah ngumpat kaya gitu. Ahhh sudahlah saya tinggalkan saja, berhubung masih pagi, jadi saya maafkan. Yang begini nih, cobaan buat dateng ke kantor. Tapi yang begini ini membuat hidup kita jadi gak monoton. Tul gak???

Mulutmu Harimaumu

Memang berat menjaga mulut terlebih lagi jika yang diajak bicara sudah salah kaprah. Jika sudah salah kaprah bisa-bisa menjalar kemana-mana. Sudah gak jelas arah omongannya, gak relevan dan gak nyambung lagi dengan tujuan awal ngobrol. Bermaksud ingin lebih akrab, lebih menyatu dengan teman tapi berhubung yang diajak ngobrol (ternyata) ada konflik dengan apa yang menjadi bahan omongan akhirnya menjadi intrik banyak pihak.

Hal di atas terjadi pada teman saya yang baru saja menjadi karyawan baru pada sebuah bank swasta. Awalnya ingin ngobrol-ngobrol dengan maksud berinteraksi dengan karyawan lama. Bahan obrolan pun ringan-ringan aja, tapi lama kelamaan menanyakan mengenai privasi teman yang lain. Ngobrol yang ada hubungannya dengan pasangan teman mereka. Singkatnya seperti ini:

Alia (bukan nama sebenarnya): (Cowo/Cewe) loe yang dulu ‘bule’ ya?
Dwi (bukan nama sebenarnya): Tahu dari mana loe?
Alia: dari temen-temen yang laen
Dwi: Emang siapa aja?
Alia: (menyebutkan satu nama) ada beberapa sih, kaya XxxX

Setelah obrolan itu sama sekali tidak ada masalah sedikit pun, bahkan bekerja seperti biasanya. Namun pagi kemarin timbul intrik yang melibatkan tidak hanya Alia dan Dwi, tapi juga merembet ke teman-temannya yang lain. Dan setelah usut diusut ternyata ada 2 pihak yang terlibat intrik selain Alia dan Dwi. Berarti ada 4 orang yang terkungkung dalam kesalahpahaman akibat obrolan yang santai tapi berat.

A –> B –> C –> D

Baca entri selengkapnya »

Sepakbola jalanan

Semenjak pindah ke kantor baru, saya belum pernah lagi memanjakan hobi yang sedari dulu saya lakukan. Sepakbolalah yang mampu menyihir saya untuk berpaling dari semua rutinitas sehari-hari. Sampai-sampai dahulu ada yang bilang

“Moso aku cemburu sama bola”
“Main bola mulu, aku gak pernah diperhatiin”

Saya juga bingung jikalau harus memilih dan salah satu pilihannya adalah olahraga itu. Saya juga tidak ingin melakukan benchmark antara sepakbola dengan yang lain. Gak worthy gitu loh. Moso cewe mo dibandingin sama bola.
Baca entri selengkapnya »

World Silent Day

Rekan-rekan penghuni bumi,

Berikut ini kami sampaikan himbauan dan ajakan
mematikan peralatan listrik selama empat jam pada 21
Maret 2008, sebagai bagian dari kontribusi individu
mengurangi emisi gas rumah kaca. Ini adalah langkah
awal kampanye mencanangkan 21 Maret sebagai HARI
HENING DUNIA (World Silent Day)
.

Kampanye tersebut dipelopori masyarakat dan LSM Bali
yang tergabung dalam Kolaborasi Bali untuk Perubahan
Iklim pada konferensi PBB mengenai perubahan iklim
di Bali Desember 2007 lalu. 21 Maret adalah juga
Hari Air dan hari pertama musim semi di utara -
simbolisasi dari kehidupan.

BERI SATU HARI UNTUK BUMI BERNAFAS

HARI HENING SEDUNIA - 21 MARET