“Kaki kiri, kaki kiri turunnya…”
“Kaki kanan, kaki kanan naiknya…”
“Buru… buru…”
“Awas di belakang ada ojek”
Di atas adalah beberapa kalimat yang sering kernet bus lontarkan ke penumpang. Jika penumpang tidak hati-hati, bisa jadi celaka. Yang gampang aja, kalau naik dengan kaki kanan dan turun pakai kaki kiri. Pasti bingung, kenapa harus begitu.
Nah, untuk memperjelas maksud di atas, silahkan dicoba sendiri saja jika ingin naik bus umum. Ini berlaku di Jakarta lho, dimana jarang sekali penumpang naik bus ketika bis sudah benar-benar berhenti. Ingat, benar-benar berhenti. Jadi dicoba saja buat naik bus menggunakan kaki kiri dan turun dengan kaki kanan, dengan kondisi bus yang belum benar-benar berhenti.
Baca entri selengkapnya »


