Saya termasuk orang yang jarang ikut training, training kali ini pun saya ikuti tanpa sengaja. Training ini dilakukan di pagi hari sekitar saat akan masuk kantor, dilakukan bukan di sebuah ruangan. Pesertanya pun hanya saya seorang, oleh karena itu training bisa disebut training eksklusif. Lama pelaksanaannya sekitar 1 jam setengah, tetapi inti dari training ini tidak lebih dari 15 menit.

Tanpa kata sambutan tapi ada permulaan, tanpa ada coffee break apalagi makan siang karena memang waktu pelaksanaannya mulai dari jam 6.30 WIB sampai dengan jam 8 pagi. Training dimulai dari Tanjung Priok dan berakhir di Gatot Subroto, inti dari training berawal dari Semanggi sampai dengan Gatot Subroto.

Mulai dari Tanjung Priok belum begitu terasa aroma training, maklum saja karena pada awalnya biasa-biasa saja tidak ada yang istimewa. Saat di sampai di Semanggi, saya mulai merasakan inti dari training, tapi karena dari Tanjung Priok menuju Semanggi saya sedikit mengantuk tidak begitu terasa training tersebut.

Dalam perjalanan dari Semanggi menuju Gatot Subroto (kantor), saya sedikit lengah dan tidak menghiraukan keadaan sekitar. Baru saat sampai di Patra (Gatot Subroto) saya sadar bahwa saya telah TRAINING AWARENESS alias hp saya kecopetan. Awalnya saya pikir hp saya tertinggal di rumah, tapi saat saya tanyakan adik saya di rumah, hp sudah saya bawa. Hal ini juga diperkuat dengan keadaan dompet pinggang hp saya telah terbuka risleting-nya.

Hal ini saya anggap sebagai Training Awareness saya dalam menghadapi tantangan di Jakarta. Meskipun sejak lahir saya telah di Jakarta, bukan tidak mungkin saya akan menghadapi training-training yang lain. Semoga saja saya dapat mengambil pelajaran dari kejadian ini.

Mungkin teman-teman ada pengalaman Training yang lain?