Sabtu kemarin kakek saya (saya menyebut beliau: mbah) datang ke Jakarta, tepatnya ke tempat tinggal saya dan keluarga. Mbah datang karena ada perhelatan akbar yang akan dilangsungkan hari ini Minggu 20 April 2008. Melamar gadis pujaan dan sekaligus urun rembug mengenai tanggal dan bulan pernikahan yang akan dilangsungkan.

Meskipun mbah saya sudah berumur lebih dari 70 tahun, tapi beliau masih kuat datang dari Gombong (salah satu kabupaten di Jawa Tengah) tanpa bantuan siapapun. Mbah datang menggunakan Sawunggalih , sampai Jakarta hari Jumat malam. Sebelum singgah di rumah, mbah menginap terlebih dahulu di rumah pa’ dhe. Sabtu pagi nya kemudian datang ke rumah untuk membicarakan secara internal mengenai prosesi pelamaran, akad nikah dan resepsi.

Ternyata prosesi pelamaran tidak sesulit yang saya bayangkan tetapi juga tidak mudah-mudah amat. Karena ada dua pihak yang dilibatkan, pihak dari keluarga lelaki dan keluarga perempuan. Banyak sekali pertimbangan, mulai dari apa yang harus dibawa, digunakan, sampai apa yang dibicarakan. Mungkin karena saya belum pernah sama sekali melihat ataupun merencanakan prosesi pelamaran, sehingga saya sedikit bingung dengan aktivitas tersebut.

Keluarga saya merupakan keluarga dari calon pengantin pria, sehingga kami yang datang ke rumah calon pengantin wanita untuk datang melamar. Barang bawaan berupa kue-kue dan parcel-parcel yang berisi makanan. Yang datang dari keluarga saya mulai dari mbah, kedua orang tua saya, pa’ dhe dan bu’ dhe, dan juga om saya. Sesampainya di rumah calon pengantin wanita, kami disambut oleh keluarga calon pengantin wanita yang jumlahnya cukup banyak. Saya gak hafal hubungan mereka dengan si calon pengantin, tapi yang pasti mereka semua saudara dari calon pengantin wanita.

Gak perlu lama-lama untuk melamar gadis, karena sebelumnya secara gak resmi calon pengantin pria sudah terlebih dahulu datang ke orang tua calon pengantin wanita. Jadi acara hari ini mungkin lebih dikhususkan mengenal lebih jauh sesama besan, hehehe. Sekalian juga urun rembug mengenai prosesi acara serah-serahan, akad nikah dan resepsi.

Acara serah-serahan, akad nikah dan resepsi diputuskan pada tanggal 24 Agustus 2008. Jadi mulai dari pagi hari sampai dengan selesai akan diadakan tiga prosesi tersebut. Capek banget kali yaa, waaa bisa pegel-pegel tuh calon pengantin pria dan wanitanya. Juga telah diputuskan mengenai bentuk mas kawin untuk calon pengantin wanita.

Mohon do’a nya semoga acara yang telah direncanakan berhasil dengan sukses. Meskipun ini bukan pernikahan saya, melainkan pernikahan om saya, hehehe.