Dua hal yang saling bertentangan, terutama dilihat dari cost-nya. Open Source jelas cost nya jauh lebih murah daripada Copyright, bahkan bisa free of charge. Tetapi Copyright jelas sekali membutuhkan cost yang besar jika dibandingkan dengan Open Source. Mengenai mahal atau murah itu relatif, tapi di sini kita bandingkan antara Open Source dan Copyright mana yang lebih murah dan yang memberikan manfaat sepadan.

Mengomentari kunjungan Bill Gates ke Indonesia, sesungguhnya saya agak sedikit miris dengan bangsa ini. Padahal belum lama ini digembar-gemborkan mengenai IGOS (Indonesia Goes Open Source), tapi kok dalam dua hari kemarin sepertinya para petinggi kita (mudah) tersihir oleh (presentasi) Bill Gates.

Padahal menurut Onno W Purbo saat diskusi di TV One tadi malam acara Apa Kabar Indonesia (9 Mei 2008), apa yang dipresentasikan oleh Bill Gates mengenai pemanfaatan di bidang astronom pun bisa dilakukan oleh Open Source dalam hal ini Linux. Saya tambah berpikir apakah petinggi-petinggi kita gaptek semua ya, cuma pinter politik ajah.

Jika memang Indonesia ingin Goes Open Source, ngapain juga software di lembaga pemerintahan diganti menjadi sesuatu yang berbayar alias Copyright. Seharusnya mulai dari kantor-kantor pemerintahan mulai diganti menjadi software yang Open Source. Memang proses perpindahan tersebut membutuhkan pembelajaran, tapi klo gak dimulai dari sekarang, kapan lagi???

Ayo Goes Open Source