Pepatah di atas berlaku juga buat film barat sekalipun. What Happens in Vegas, film kesekian kalinya yang dibintangi oleh Cameron Diaz dan Ashton Kutcher. Film komedi romantis yang penuh dengan kekonyolan dan agak sedikit jorok. Bener-bener jorok lho, bukan ’jorok’.

Tadinya saya hanya nonton live performance musik ajah, tapi berhubung ada teman yang menawarkan tiket gratis, saya ambil saja dan satu lagi: mahal boww tiketnya. Bukan tiket biasa, secara nih pemberian yang tak biasa dari seorang teman yang biasa-biasa ajah (becanda gi and rani). Meskipun jam tayang 20.55 dan selesainya film ini, mal pun sudah tutup, tetep saya ambil ajah tiketnya.

Sampai di bioskop, entah sudah berapa menit saya ketinggalan scene-scene awal. Tapi gak gitu banyak sih kayaknya, karena pintu masuk belum ditutup rapat, hehehe. Film ini berawal di Las Vegas, tempat judi itu loh yang banyak banget mesin-mesin jackpot. Awal dari film ini lumayan bikin bingung karena tiba-tiba saja Joy (Cameron Diaz) ribut-ribut dengan Jack (Ashton Kutcher) di depan mesin jackpot. Setelah beberapa menit dialog, ternyata mereka sudah menikah. Hohoho, film yang aneh kok tiba-tiba sudah menikah. Gak pake foreplay dulu, pacaran dulu, jangan-jangan mereka cukup ta’aruf ajah.

Sampai keduanya pun ingin cerai, Jack belum siap berkomitmen dan Joy merasa pernikahannya dengan Jack adalah salah satu kesalahan karena mereka menikah ketika mabuk. Can you imagine it? Drunk couple, hahaha.

Konflik dimulai ketika Jack (tidak sengaja) mendapatkan jackpot senilai 3 juta $US menggunakan koin 25 sen milik Joy. Karena hadiah itu mereka gak jadi cerai. Karena ”Mine is yours, baby!!!”. Hahaha demi duit gak jadi cerai, sesuai putusan hakim nikah yang mengharuskan mereka memperbaiki pernikahan dan selalu menghadiri konsultasi pernikahan. Jika putusan hakim tidak dilakukan maka uang 3 juta $US akan dibekukan.

Joy kemudian tinggal satu apartemen dengan Jack, di sini mulai kejorokan-kejorokan Jack. Mulai dari sisa-sisa rambut kotoran cukur di kamar mandi, kencing di wastafel, sampai bau (lelaki) ranjang tidur milik Jack. Tapi mau tidak mau, Joy harus menghadapi itu semua. Demi duit 3 juta $US dibagi dua, hahahaha.

Joy dan Jack berusaha saling mengalahkan dengan cara-cara licik, mulai dari membuat party cewe-cewe hot di apartemen dengan tujuan menjebak Jack untuk selingkuh sampai mengundang orangtua Jack untuk makan malam bersama. Jack pun gak kalah licik, mulai dari mengundang party cowok-cowok ble ’ek, membuat muka lebam biar dikira dipukuli oleh Joy (KDRT gitu), sampai membuat Joy tidak datang untuk konsultasi pernikahan.

Kelicikan mereka berdua sampai-sampai ’kena’ ke hati masing-masing. Joy membuat Jack keringat dingin dengan mendatangkan orangtua Jack, begitupun Jack membuat Mason (mantan tunangan Joy) untuk datang kembali ke kehidupan Joy dengan memberikan cincin tunangan Joy ke Mason.

Meskipun begitu pepatah Witing Tresno Jalaran Soko Kulino mulai terlihat saat Joy tahu bahwa Jack melatih liga softball cilik dan melihat Jack begitu akrab dengan anak kecil. Jack pun begitu risih ketika melihat Mason menemui Joy.

Kedekatan mereka berlanjut sampai Jack bergabung dengan teman-teman kerja Joy di acara kantor Joy. Bahkan Jack mendapat hadiah sebagai orang terlucu di acara tersebut. Jack pun mulai mencintai Joy dengan sesungguhnya dan sudah gak memikirkan uang 3 juta $US lagi.

Waaa kalo begitu uang nya buat saya ajah, ya Jack and Joy😀. Ending film ini saya pikir bakal membuat Joy dan Jack menangguhkan perceraian, tetapi saya salah. Ternyata dan ternyata bisa tonton sendiri yak.

Film ini mirip-mirip Just Married yang dibintangi oleh Ashton Kutcher juga tapi dengan bumbu yang berbeda. Yang pasti film komedi romantis ini tetap menampilkan hot-nya Cameron Diaz dan konyolnya Ashton Kutcher. Ada yang mo menambahkan???

PS: image disedot dari What Happens In Vegas website dan Yahoo Movies