Gumprang…bukan seperti itu bunyinya. Tapi yang terjadi adalah pintu masuk kantor saya yang terbuat dari kaca saat Jumat siang ( 17 Mei 2008 ) lepas dari engselnya. Saya dan teman-teman berpikir jangan-jangan ada gempa, karena suara gemuruh yang terdengar dari jarak sekitar 15 meter dari posisi tempat duduk saya.

Sontak seisi kantor lantai 3 berlarian menuju sumber bunyi dan ternyata pintu masuk kantor jatuh dan bahan yang terbuat dari kaca itu pecah semua. Yang tersisa hanyalah gagang pintu yang terbuat dari besi stainless steel. Untung saja tidak ada korban jiwa tapi ada korban luka-luka. Gak parah-parah amat si, hanya pada tangannya terlihat goresan yang mengeluarkan darah.

Saat itu saya sempat khawatir dan teringat masa-masa gempa tahun 2005 lalu. Karena bunyi gemuruh yang dihasilkan oleh pintu kaca tersebut mirip sesuatu yang akan roboh karena gempa. Masa-masa gempa 2006 lalu saya masih (kuliah) di Jogja dan benar-benar merasakan ‘goyangan’ dataran tanah yang mampu menghancurkan rumah. Entah bagaimana jika Jumat kemarin benar-benar terjadi gempa ketika saya masih di kantor. Alhamdulillah hal itu tidak terjadi…