Akhirnya setelah satu malam saya bereksperimen untuk mengubah-ubah tampilan blog saya ini, saya temukan juga penyebab kerusakan pada tampilan blog saya. Pada posting saya sebelumnya, saya sempat meminta kepada teman-teman yang berkunjung ke blog saya ini untuk memberikan report tampilan blog saya ini jika menggunakan browser Firefox, Internet Explorer versi 6 dan versi 7. Karena tampilan di beberapa browser tersebut dapat berbeda-beda dan kadangkala meskipun menggunakan browser yang sama, tetap saja tampilan dapat berbeda pula. Saya ucapkan terimakasih kepada teman-teman, karena sudah memberikan report a.k.a. komen terhadap tampilan blog saya ini.

Blog ini menggunakan theme Garland dari Steven Wittens and Stefan Nagtegaal yang menggunakan tiga kolom dengan lebar yang fleksibel (flexible width). Saya memilih theme ini karena jumlah kolom yang maksimum sehingga bisa dimanfaatkan untuk menampilkan widget yang cukup banyak. Lagipula theme-nya yang minimalis menurut saya menggambarkan ciri khas saya yang simple dan ‘gak neko-neko’. Di bawah ini merupakan tampilan normal blog saya yang menggunakan theme tersebut.

Terlihat ketiga kolom mulai dari bagian kiri terisi lengkap dengan ukuran kolom sama untuk sebelah kiri dan sebelah kanan. Sedangkan kolom yang tengah mempunyai ukuran yang cukup besar sebagai tempat hasil posting. Tetapi meskipun begitu ada sedikit kelemahan dari theme ini. Kefleksibelan lebarnya (flexible width) yang membuat blog ini sedikit mengalami cacat tampilan jika menampilkan image pada kolom sebelah kiri atau sebelah kanan dengan resolusi image yang melebihi ukuran kolom.

Misalnya saya ingin menampilkan image dengan lebar 250 (width = 250) dan tinggi bebas berapapun ukurannya, tetapi kolom sebelah kiri atau sebelah kanan hanya mempunyai ukuran lebar sebesar 200, berarti ada kekurangan sebesar 50. Hal ini lah yang membuat tampilan blog akan mendadak sakit. Skrin sut-nya kurang lebih seperti di bawah ini.

Pada skrin sut di atas terlihat bahwa meskipun kolom tengah ditampilkan dengan baik tetapi kolom paling kanan tidak terisi seperti hal nya tampilan blog yang normal namun isinya kolom kanan ditampilkan pada bagian paling bawah dari blog. Selain hal tersebut, penggunaan tag html “<li>” dan” </li>” (tanpa kutip) juga membuat tampilan blog saya ini amburadul. Tag html tersebut saya gunakan untuk menampilkan link dan bullet-nya dengan menggunakan widget “Text”, sehingga nantinya dapat dimodifikasi tanpa harus memasukkan di fasilitas “Add New Links” di WordPress. Tapi justru tag html tersebut yang merusak semuanya. Skrin sut-nya seperti di bawah ini.

Pada skrin sut di atas ternyata lebih parah tampilannya, karena:
1. Kolom kiri ditampilkan hanya sebagian dan sebagian lagi ditampilkan di bagian atas blog.
2. Hanya ada kolom tengah tanpa menampilkan kolom kiri dan kanan (bandingkan dengan skrin sut blog normal)
3. Isi dari kolom kanan (“10YangSeringDibaca”) ditampilkan pada bagian bawah blog.

Saya juga bereksperimen apabila saya tetap menggunakan widget “Text” untuk menampilkan link tetapi tanpa tag html “<li>” dan” </li>”, hasilnya tampilan blog saya normal seperti biasa, walaupun link yang saya tampilkan tanpa ada bullet-nya. Skrin sut nya seperti di bawah ini.

Tampilan blog (tampaknya) sudah normal kembali, tetapi jika dilihat seksama pada bagian kolom kiri, tepatnya di bawah banner “Ayo Ngeblog” berwarna hijau terlihat bahwa link yang ditampilkan tidak rapi karena tidak menggunakan sistem bullet.

Berarti ada dua poin yang membuat tampilan blog saya ini meradang (menggunakan Internet Explorer):
1. Penggunaan image yang melebihi ukuran lebar kolom
2. Penggunaan tag html “<li>” dan” </li>”

Solusi dari masalah diatas adalah image yang saya tampilkan harus mempunyai resolusi yang lebih kecil dari ukuran lebar kolom dan tidak menggunakan tag html pada widget “Text”. Malah edy caplang dan Ade menyarankan untuk mempunyai ‘rumah sendiri’. Memang yang namanya gretongan a.k.a. gratisan sedikit sulit dikontrol tapi untuk mempunyai ‘rumah sendiri’ pun saya sampai saat ini masih belum mampu untuk mengurusnya. Tapi saya pun tidak akan menampik jika nantinya akan mengurus ‘rumah sendiri’ karena What Will Be Will Be.

PS: Image yang ditampilkan telah mengalami penyusutan resolusi sehingga tampak ‘pecah’