Datang ke 21 cineplex yang saya dapatkan adalah antrian yang begitu panjang di jalur pembayaran menggunakan kartu kredit BCA. Sepertinya promo nonton The Dark Knight gratis – charge Rp 1- untuk para pemegang kartu kredit BCA sepertinya benar-benar tidak disia-siakan. Antrian sampai keluar pintu masuk di bioskop 21 La Piazza, Kelapa Gading. Tapi untungnya saya dapat tiket The Dark Knight pukul 21.00 WIB ini juga antre tapi di bagian yang cash only. Jadilah saya menunggu dari siang jam 1 siang, tapi gak apa-apa yang penting nonton The Dark Knight.

Awal film ini sepertinya tidak begitu menarik, hanya seperti film jagoan yang melumpuhkan bandit yang sedang merampok bank di tengah kota. Tapi dugaan saya salah, setelah aksi perampokan bank oleh Joker (Heath Ledger), film ini mulai menarik yang menampilkan teror dan efek-efek ledakan. Mungkin si pembuat cerita tidak ingin menampilkan aksi-aksi yang penuh teror di awal cerita. Efek-efek ledakan yang ditampilkan begitu nyata. Terutama ketika ledakan yang menghancur-leburkan tanpa sisa gedung Rumah Sakit Umum Gotham yang dilakukan oleh Joker (Heath Ledger). Hanya efek ledakan atau memang ada sebuah gedung yang dihancurkan?

Kali ini teknologi baru yang digunakan Batman (Christian Bale) adalah menanam semacam alat sonar pada setiap telepon selular yang dimiliki oleh rakyat Gotham. Teknologi ini dimaksudkan untuk melacak posisi Joker (Heath Ledger), karena Joker (Heath Ledger) selalu menggunakan ponsel untuk menghubungi calon korban ataupun rakyat Gotham. Jika ada teknologi seperti itu di dunia nyata, waaa setiap orang di dunia ini bisa disadap dan diketahui lokasinya. Artinya privasi seseorang sudah tidak ada batasnya, hal inilah yang membuat Lucius Fox (Morgan Freeman)memutuskan berhenti untuk membantu Bruce Wayne (Christian Bale)untuk menjalankan aksinya.

Film ini memberi pesan moral, salah satunya bahwa masih ada hati yang baik di antara hati yang buruk, Hal ini terlihat ketika Joker (Heath Ledger) mempermainkan rakyat Gotham ketika setiap kapal Ferry yang dinaiki oleh rakyat Gotham dipasangi bom. Setiap kapal diberi satu pemicu ledakan untuk meledakkan kapal yang lain. Di sinilah hati setiap rakyat Gotham diuji apakah hati mereka sejahat Joker (Heath Ledger). Membunuh atau dibunuh, itu intinya. Tetapi akhirnya tidak ada satupun yang menekan pemicu ledakan tersebut. Joker (Heath Ledger) kecele eeuuyyy.

Adegan-adegan kekerasan tidak terhindarkan lagi, hampir tiap scene ada adegan yang tidak baik ditonton anak di bawah umur. Jadi saran saya jangan membawa anak di bawah umur, lha wong di ratingya saja sudah ada “UNTUK DEWASA”. Tapi kalau nekat, ya silahkan saja resiko ditanggung penonton yak, hehehe.

Adegan sepotong-sepotong dan tiba-tiba berpindah ke adegan lain membuat film ini harus ‘butuh mikir’ agar cerita tidak terlewatkan. Harvey Dent (Aaron Eckhart) yang muncul entah darimana dan memutar balikkan rencana Jim Gordon oleh Joker (Heath Ledger) adalah salah satu scenario yang membuat saya ‘butuh mikir’ untuk mencerna cerita.

Mobil dan motor Batman (Christian Bale) yang ‘baru’ memberi kesan beringas tanpa kemewahan. Tidak seperti mobil-mobil Batman (Christian Bale) sebelumnya yang mulus dan berkilau. Teknologi di dalam mobil pun tidak terlalu di ekspose, hanya beberapa adegan saja yang dilakukan di dalam mobil. Sepertinya mobil Batman (Christian Bale) hanya ingin diperlihatkan bagian luarnya saja yang begitu beringas.

Ternyata orang yang hebat pun bisa jatuh. Pesan moral selanjutnya yang bisa diambil dari film ini. Ketika Joker (Heath Ledger) membujuk Harvey Dent (Aaron Eckhart) yang sedang kalut akibat kematian Rachel (Maggie Gyllenhaal) dan menjadi Harvey ’Two Face’ yang beringas. Dari seorang pengacara yang mampu menjebloskan gembong mafia kemudian menjadi pembalas dendam yang membunuh 5 orang (3 orang polisi yang berkhianat dan 2 mafia) yang bersalah karena kematian Rachel.

Hampir 2 jam setengah saya dibuat tegang (tegang beneran lho) karena adegan-adegan yang tak terduga dan ledakan-ledakan yang tiba-tiba. Jadi bersiap-siaplah untuk menerima hal-hal yang tak terduga dari The Dark Knight. Karena apa yang akan terjadi pasti terjadi. What Will Be Will Be.

PS: Image dipinjam tanpa izin dari Rediff ,Guardian dan Hollywood die cast