Sepertinya demam gretongan also known as gratisan sudah mewabah di La Piazza 21. Antrian pembelian tiket nonton 21 menggunakan BCA Credit Card pun sampai ke luar pintu masuk La Piazza 21. Dua minggu yang lalu pun begitu keadaannya ketika saya nonton The Dark Knight, tapi entah kali ini masihkah mereka nonton The Dark Knight atau hanya memburu Buy One Get One Free dari BCA Credit Card. Yang pasti kali ini saya nonton The Mummy, Tomb Of Dragon Emperor melanjutkan nonton film yang berisi jedar jedor seperti The Dark Knight.

Tak terlalu sulit untuk mendapatkan tiket The Mummy, karena antrian yang saya dapati tidak terlalu panjang untuk pembelian dengan cash. Pun ketika melihat jadwal yang tersedia ternyata oleh La Piazza 21 disediakan dua theater khusus untuk The Mummy. Sehingga semakin banyak pilihan jadwal nonton. Pukul 12.15, saya masuk theater yang didapati bangku masih banyak yang kosong, pun hingga masuk penayangan film, hanya setengah dari isi bioskop yang terisi. Saat itu saya berharap semoga film ini gak mengecewakan tapi mampu memberikan kenikmatan yang luar biasa seperti The Mummy sebelumnya.

Prestories yang cukup panjang, sekitar 15 menit-an untuk menceritakan kisah awal dari kaisar Cina yang akhirnya dikutuk membuat durasi film 2 jam terasa kurang lama. Selain itu hal-hal yang kurang penting seperti Rick yang sedang memancing dan Evelyne yang membacakan bukunya untuk penggemar membuat film ini makin terasa pendek saja. Mungkin hal tersebut sengaja ditampilkan untuk mencairkan suasana yang mulai tegang setelah prestories selesai atau lebih tepatnya ketika kaisar dikutuk oleh Yi Zuan.

Ketegangan memang dimulai lagi ketika Alex menemukan kuburan kaisar Cina yang dibantu oleh Wilson. Banyaknya jebakan hingga membuat 2 pembantu Alex mati mengerikan. Ada yang tekena asam beracun dan bahkan ada yang terkena tembakan panah otomatis dari suatu mesin yang diciptakan pada zaman kaisar. Yang saya heran, kok bisa ada mesin yang sudah ribuan tahun lamanya gak digunakan, tiba-tiba menghempaskan tembakan panah yang begitu banyak. Seperti hal nya senjata mesin yang melepaskan begitu banyak peluru, hanya saja senjata kaisar kali ini melepaskan anak panah. Memangnya gak karatan yak, lha wong senjatanya terbuat dari besi. Jangan-jangan di zaman kaisar sudah ada brasso yak, yang bisa bikin tahan karat, hehehe…

Seperti The Mummy sebelumnya, ada saja teman Rick yang dimunculkan yang berprofesi sebagai penerbang. Kali ini teman Rick yang bernama Mad Dog yang berprofesi sebagai penerbang. Tak ketinggalan pula Jonathan yang setia mendampingi dari The Mummy sebelumnya. Walaupun dua orang ini tampak konyol, peran mereka untuk membantu Rick, Evelyne dan Alex tidak dapat dipandang sebelah mata. Malah peran mereka membuat film ini memberikan bumbu-bumbu joke yang membuat film ini sedikit ringan.

Adegan-adegan di tengah kota Shanghai antara mummi Kaisar Cina, Jenderal Yang, Rick, Evelyn, Alex dan Lin benar-benar membuat saya deg-deg-an plus geregetan. Bagaimana tidak, Rick dkk hanya bermodalkan senjata api dan pisau keramat yang dibawa oleh Lin, sedangkan Kaisar punya tenaga gaib yang dengan mudahnya mengendalikan mummi kuda dan benda-benda lain. Namanya juga mummi, ada hal-hal aneh yang gak masuk akal, seperti kuda yang kepalanya putus namun masih tetap bergerak bahkan berlari. Selain itu, ada hal aneh ketika Lin tertembak oleh Jenderal Yang tetapi dia gak terluka sama sekali. Jawabannya bisa dilihat ketika Rick dkk menemukan Shangri-La.

Adegan lainnya, ketika terjadi pertempuran di kuil untuk menemukan jalan ke Shangri-La hingga akhirnya menemukan jalan ke Shangri-La. Shangri-La, tempat kolam keabadian berada. Siapapun yang berendam di dalamnya akan hidup abadi. Nahhh hal inilah membuat Lin abadi dan ternyata dia sudah berumur ribuan tahun. Waaa, kira-kira asyik gak yak bisa hidup ribuan tahun. Tapi kan gak mungkin, hehehe. Ada kejutan lainnya ketika sampai di Shangrila, ada seseorang selain Lin yang juga telah hidup ribuan tahun. Mau tahu siapa, nonton aja yak, hehehe.


Yang agak mengesalkan adalah cara matinya Kaisar, bayangkan saja (*hayoo mari kita bayangkan*) setelah pertarungan antara pasukan kaisar yang dihidupkan kembali dengan prajurit yang mati penasaran termasuk Jenderal Ming, ternyata kaisar (Jet Li) mati hanya dengan ditusuk. Gak keren banget dah.

Selain itu endingnya film ini pun berada di lantai dansa, yang menampilkan Alex dengan Lin dan juga Rick dengan Evelyn yang sedang berdansa. Ending yang gak keren juga.

Overall jika ingin nonton film ini siap-siap lah geregetan dan deg-deg-an, karena film ini lebih banyak menampilkan adegan pertempuran, dan gak kerasa tiba-tiba film ini telah habis.

PS: Image dipinjam tanpa ijin dari Yahoo Movies,