You are currently browsing the tag archive for the ‘cempaka putih’ tag.

Ini pertama kali saya menghadiri panggilan pengadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, bukan untuk mengurus sengketa apapun apalagi urusan harta gono gini. Tapi kali ini saya datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menghadiri siding pelanggaran lalu lintas dengan kata lain saya ingin mengambil SIM C saya kemudian membayar denda yang sesuai.
siap-siap disidang, hhrrr…

Hari ini mulai diberlakukannya Car Free Day untuk daerah Jalan Letjend Suprapto dimana sebelumnya beberapa kali diberlakukan hanya untuk Jalan Jend. Sudirman. Seperti kita tahu bahwa sebelumnya bahwa Car Free Day dimaksudkan untuk mengurangi polusi di ibukota Indonesia tercinta, Jakarta. Tak perlu saya panjang lebar menjelaskan mengenai maksud dan tujuan pemberlakuan Car Free Day karena bisa dicari melalui portal berita online seperti detik dot kom, kompas dot ko dot ai di ataupun okezone dot kom.

Satu hari sebelumnya saya berencana untuk jalan ke daerah Kemanggisan, Jakarta Barat untuk tujuan tertentu. Mau tahu tujuannya? hehehe, kalau teman-teman termasuk yang update mengenai berita Departemen Keuangan, pasti teman-teman tahu terutama yang berlokasi di Jakarta. Perjalanan menuju Kemanggisan saya tempuh menggunakan sepeda motor dari Tanjung Priok, gimana tuh jauh gak ya? Berhubung saya adalah orang Jakarta yang gak tahu Jakarta, jadi mau tak mau saya harus lihat peta Jakarta (aplikasi Flash), cari-cari daerah Kemanggisan, cari jalur yang aman dan tentu saja tidak macet.
mencari Jalur yang baik >>>

Melanjutkan jalan-jalan setelah memuaskan birahi nonton Hancock, saya mencari tempat makan bakso di daerah Cempaka Putih. Saya pun dapat informasi tempat makan bakso ini dari teman SMA saya di Jakarta. Dia hanya memberikan petunjuk lokasi berada di belakang Plaza Dwima dekat kampus F Trisakti. Saya teringat dulu sering melewati daerah itu untuk pergi dan pulang dari kantor sebelumnya tapi sayangya saya tidak tahu pasti lokasinya.

Dengan berbekal motor saya pun langsung meluncur ke daerah itu. Sekitar 15 menit untuk sampai di Plaza Dwima dari daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Di sebelah kiri dari Plaza Dwima ada sebuah jalan, tanpa basa-basi langsung saja saya masuk ke jalan itu. Hampir putus asa untuk mencari warung bakso tanpa saya ketahui nama warung itu, pun saya telah 2 kali bolak balik tapi tetap saja gak ketemu. Saya pun hampir makan bakso seadanya yang ada di jalan itu, tapi berhubung agak gak sreg jadi saya putuskan untuk makan ke daerah Sabang. Di tengah perjalanan masih melalui jalan (akhirnya saya tahu nama jalan itu setelah di rumah baca peta) Cempaka Putih Raya, tiba-tiba di sebelah kanan jalan saya melihat ada warung bakso.
bener gak ya warung baksonya ??? >>>

Semenjak pindah ke kantor baru, saya belum pernah lagi memanjakan hobi yang sedari dulu saya lakukan. Sepakbolalah yang mampu menyihir saya untuk berpaling dari semua rutinitas sehari-hari. Sampai-sampai dahulu ada yang bilang

“Moso aku cemburu sama bola”
“Main bola mulu, aku gak pernah diperhatiin”

Saya juga bingung jikalau harus memilih dan salah satu pilihannya adalah olahraga itu. Saya juga tidak ingin melakukan benchmark antara sepakbola dengan yang lain. Gak worthy gitu loh. Moso cewe mo dibandingin sama bola.
Baca entri selengkapnya »