You are currently browsing the category archive for the ‘Kritis’ category.

Perhatian: Tulisan ini berdasarkan pengalaman semata dan tidak bermaksud mendiskreditkan pihak manapun

3 Mei 2010 sengaja saya sempatkan untuk cuti dari kesibukan kantor untuk pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) C. Sebetulnya saya sudah mempunyai SIM C namun diterbitkan di Yogyakarta tahun 2005 ketika saya masih kuliah itu pun ‘nembak’. Kali ini sengaja saya ingin mencoba pengurusan SIM C dengan jalan yang ‘lurus’ tanpa embel-embel apapun.
bikin SIM C baru nih

Ternyata macet bukan hanya disebabkan oleh meningkatnya volume kendaraan bermotor, tetapi juga disebabkan oleh pembuatan arah putaran yang (menurut saya) tidak pada tempatnya. Pagi ini ketika berangkat ke kantor menggunakan motor, saya melewati kawasan Harmoni menuju Thamrin. Pukul 07.00 WIB kawasan Harmoni belum begitu padat sehingga macet pun belum terasa.
macet lagi…>>>

Saya dijadwalkan berangkat dari Medan ke Jakarta menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor pesawat GA 185 pada Kamis 6 Agustus 2009 pukul 10.55. Saya termasuk Garuda Frequent Flyer dengan nomor 723 931 681. Dengan niat baik saya ingin menggunakan fasilitas city check in yang terletak di lantai LG hotel Grand Swiss-Belhotel, Medan.
komplain Garuda Indonesia >>>

Bukan iklan, bukan promosi, tapi kalimat tersebut saya dapatkan ketika melewati jembatan penyeberangan di depan Universitas Atmajaya. Pulang dari kantor karena bosannya naik bus umum, busway lah yang jadi tujuan untuk menghilangkan penat dari bus umum. Jarak terdekat adalah busway koridor Blok M – Kota, dan halte terdekat adalah halte Bendungan Hilir (depan Atmajaya).
kartu kredit cuuyy…>>>

Jika sebelumnya saya sudah mendeteksi adanya kemampuan untuk mencuri username dan password untuk Internet Banking Niaga, sekarang saya mendeteksi untuk klik BCA. Tidak ada yang berbeda dalam hal proses pencurian, hanya saja kali ini klik BCA yang bisa menjadi sasaran empuk.
now klik BCA…>>>

Bank sebagai suatu penyedia jasa pelayanan keuangan mempunyai beberapa customer touch point untuk menunjang aktivitasnya. Customer touch point tersebut dibentuk sebagai penghubung antara nasabah bank dengan bank itu sendiri. Selain kantor pelayanan, dan ATM, di zaman sekarang ini sudah selayaknya jika sebuah bank memiliki customer touch point yang dapat diakses 24 jam, 7 hari seminggu. Selain waktu akses, customer touch point tersebut juga tidak terbatas oleh ruang, artinya di manapun nasabah berada, mereka mampu mengakses layanan yang diberikan oleh bank tersebut.
ada fraud nih …>>>

bukan hanya seberapa rumit, kompleks atau banyak proses yang telah kita lalui, tapi juga pada seberapa banyak hasil yang telah kita capai. Karena suatu prestasi lebih mudah diukur dari seberapa banyak hasil yang telah kita capai. Untuk mengukur proses dibutuhkan effort yang lebih besar jadi kebanyakan orang lebih melihat hasil. Jadi lebih baik melihat proses atau hasil yang telah dicapai ?

Keberadaan bus airport yang ditukangi oleh DAMRI tidak saya ketahui pasti kapan munculnya. Yang pasti ketika saya pertama kali ditugaskan keluar kota sekitar 3 bulan yang lalu, bus airport tersebut sudah ada. Bus airport ini sangat membantu untuk mengurangi biaya transport dari dan menuju bandara. Buat saya bisa menghemat biaya tidak kurang dari 70000 IDR. Jika dulu saya harus menghabiskan biaya tidak kurang dari 90000 IDR untuk transport dari dan menuju bandara, kini saya hanya menghabiskan biaya 20000 IDR untuk ongkos bus transport tersebut.
ngasih usul buat bus airport neh…>>>

Pulang kantor langsung bergegas menuju stasiun Senen agar tak ketinggalan kereta menuju Yogyakarta. Yup, saya memang akan berangkat menuju ke Yogyakarta. Kali ini bukan untuk urusan pekerjaan, tapi untuk bertemu teman-teman lama yang lebih dari 1 tahun sudah tak berjumpa.Selain karena kesibukan masing-masing, lokasi kerja dan tempat tinggal yang terpisah di antara kami yang membuat sulit untuk kumpul-kumpul.
membaikkah senja utama ???>>>

Hari ini mulai diberlakukannya Car Free Day untuk daerah Jalan Letjend Suprapto dimana sebelumnya beberapa kali diberlakukan hanya untuk Jalan Jend. Sudirman. Seperti kita tahu bahwa sebelumnya bahwa Car Free Day dimaksudkan untuk mengurangi polusi di ibukota Indonesia tercinta, Jakarta. Tak perlu saya panjang lebar menjelaskan mengenai maksud dan tujuan pemberlakuan Car Free Day karena bisa dicari melalui portal berita online seperti detik dot kom, kompas dot ko dot ai di ataupun okezone dot kom.

Satu hari sebelumnya saya berencana untuk jalan ke daerah Kemanggisan, Jakarta Barat untuk tujuan tertentu. Mau tahu tujuannya? hehehe, kalau teman-teman termasuk yang update mengenai berita Departemen Keuangan, pasti teman-teman tahu terutama yang berlokasi di Jakarta. Perjalanan menuju Kemanggisan saya tempuh menggunakan sepeda motor dari Tanjung Priok, gimana tuh jauh gak ya? Berhubung saya adalah orang Jakarta yang gak tahu Jakarta, jadi mau tak mau saya harus lihat peta Jakarta (aplikasi Flash), cari-cari daerah Kemanggisan, cari jalur yang aman dan tentu saja tidak macet.
mencari Jalur yang baik >>>

Ini posting terakhir saya soal hal-hal yang saya temui dari bepergian ke Medan dan Makassar. Jumat 27 Juni 2008 pukul 09.00 saya dan dua orang teman meluncur ke bandara Hasanuddin untuk kembali ke Ibukota. Dua orang (termasuk saya) menggunakan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 795 rute Makassar – Jakarta, sedangkan satu orang teman saya yang lain menggunakan pesawat Garuda dengan rute yang sama. Kami bertiga dijadwalkan untuk take off dari bandara Hasanuddin lebih kurang pukul 11.00.
menuju bandara hasanuddin…>>>

Thank you for (not) smoking, ucapan yang pantas diucapkan kepada manusia-manusia perokok di manapun mereka berada. Angkutan umum, mal-mal bahkan di perkantoran pun banyak orang merokok. Saya tidak menyalahkan mereka karena merokok memang adalah hak mereka. Tetapi masalahnya di saat mereka sedang merokok, saya yakin ada beberapa orang yang BUKAN PEROKOK merasa terganggu oleh asap ataupun bau dari rokok itu.

Alhamdulillah saya BUKAN PEROKOK…semoga ke depan saya tidak akan merokok. Dan semoga yang saat ini masih perokok berhenti MEROKOK meskipun pendapatan cukai untuk Indonesia kita tercinta akan turun…

Sudah dua hari ini saya bekerja tanpa komputer (milik kantor). Komputer (milik kantor) saya itu harus di’opname’ karena sering restart tiba-tiba, bahkan pernah dalam satu jam bisa sampai 3 kali restart. Hal ini sering terjadi karena komputer tersebut menggunakan sistem operasi Windows Vista. Sistem operasi yang menurut saya belum siap digunakan di Indonesia untuk saat ini, karena spesifikasi hardware yang begitu tinggi, belum lagi performansi yang dicapai tidak sebanding jika menggunakan Windows XP.

Entah kenapa komputer saya sering restart, padahal menurut teknisi sudah diupdate BIOS dan segala driver hardware-nya. Karena menurut teknisi tersebut permasalahan ada pada hardware komputer tersebut. Sekedar informasi, komputer yang saya gunakan adalah keluaran Dell. Dipesan utuh dari jeroan sampe tetikus-nya menggunakan Dell. Jadi inget jaman kuliah dulu, bahkan sampai sekarang jika ingin beli komputer, tiap-tiap jeroan yang digunakan jarang sekali satu merk.
Baca entri selengkapnya »

Ya, sebenarnya imbas kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah dapat dilihat secara teoritis, tapi kali ini saya merasakannya sendiri pada pagi hari ini. Berangkat ke kantor masih menggunakan angkutan umum yang sama, untuk angkot dari rumah menuju pemberhentian bus tarif angkot masih sama yaitu 2000 IDR. Tapi mulai angkutan umum yang kedua dan ketiga -saya naik angkutan umum tiga kali, fiuhhh- busyyeett dahhh, tarifnya naik semua. Kenaikan tarif angkutan umum sebesar 1000 IDR untuk tiap angkutan umum.

Kalau dilihat kenaikan umum memang (hanya) 1000 IDR, tapi jika seseorang karyawan yang kesehariannya naik angkutan umum akan menjadi lebih berat. Apalagi dalam sebulan maksimal ada 23 hari kerja dan sekali berangkat bisa naik angkutan umum lebih dari satu kali.
Baca entri selengkapnya »

Dua hal yang saling bertentangan, terutama dilihat dari cost-nya. Open Source jelas cost nya jauh lebih murah daripada Copyright, bahkan bisa free of charge. Tetapi Copyright jelas sekali membutuhkan cost yang besar jika dibandingkan dengan Open Source. Mengenai mahal atau murah itu relatif, tapi di sini kita bandingkan antara Open Source dan Copyright mana yang lebih murah dan yang memberikan manfaat sepadan.

Mengomentari kunjungan Bill Gates ke Indonesia, sesungguhnya saya agak sedikit miris dengan bangsa ini. Padahal belum lama ini digembar-gemborkan mengenai IGOS (Indonesia Goes Open Source), tapi kok dalam dua hari kemarin sepertinya para petinggi kita (mudah) tersihir oleh (presentasi) Bill Gates.
Baca entri selengkapnya »

Saat saya pulang kerja, tiba-tiba orang tua saya bercerita bahwa hari ini beliau kembali mendatangi kantor pusat Jaminan 1962 yang ada di Cawang, Jakarta Timur. Seperti yang telah dijanjikan sebelumnya, bahwa pada April 2008 akan ada penjelasan lebih lanjut mengenai nasib para nasabah asuransi tersebut.

Informasi ini didapatkan orangtua saya langsung dari pihak Jaminan 1962 sendiri, malah ketika orangtua saya datang ke kantor tersebut, terdapat 3 orang nasabah lain yang mengalami nasib serupa. Nasabah yang lain tersebut malah mempunyai 2 polis asuransi, yang mempunyai nilai tidak kurang dari 5 juta rupiah.
Baca entri selengkapnya »

Memang berat menjaga mulut terlebih lagi jika yang diajak bicara sudah salah kaprah. Jika sudah salah kaprah bisa-bisa menjalar kemana-mana. Sudah gak jelas arah omongannya, gak relevan dan gak nyambung lagi dengan tujuan awal ngobrol. Bermaksud ingin lebih akrab, lebih menyatu dengan teman tapi berhubung yang diajak ngobrol (ternyata) ada konflik dengan apa yang menjadi bahan omongan akhirnya menjadi intrik banyak pihak.

Hal di atas terjadi pada teman saya yang baru saja menjadi karyawan baru pada sebuah bank swasta. Awalnya ingin ngobrol-ngobrol dengan maksud berinteraksi dengan karyawan lama. Bahan obrolan pun ringan-ringan aja, tapi lama kelamaan menanyakan mengenai privasi teman yang lain. Ngobrol yang ada hubungannya dengan pasangan teman mereka. Singkatnya seperti ini:

Alia (bukan nama sebenarnya): (Cowo/Cewe) loe yang dulu ‘bule’ ya?
Dwi (bukan nama sebenarnya): Tahu dari mana loe?
Alia: dari temen-temen yang laen
Dwi: Emang siapa aja?
Alia: (menyebutkan satu nama) ada beberapa sih, kaya XxxX

Setelah obrolan itu sama sekali tidak ada masalah sedikit pun, bahkan bekerja seperti biasanya. Namun pagi kemarin timbul intrik yang melibatkan tidak hanya Alia dan Dwi, tapi juga merembet ke teman-temannya yang lain. Dan setelah usut diusut ternyata ada 2 pihak yang terlibat intrik selain Alia dan Dwi. Berarti ada 4 orang yang terkungkung dalam kesalahpahaman akibat obrolan yang santai tapi berat.

A –> B –> C –> D

Baca entri selengkapnya »

Semenjak pindah ke kantor baru, saya belum pernah lagi memanjakan hobi yang sedari dulu saya lakukan. Sepakbolalah yang mampu menyihir saya untuk berpaling dari semua rutinitas sehari-hari. Sampai-sampai dahulu ada yang bilang

“Moso aku cemburu sama bola”
“Main bola mulu, aku gak pernah diperhatiin”

Saya juga bingung jikalau harus memilih dan salah satu pilihannya adalah olahraga itu. Saya juga tidak ingin melakukan benchmark antara sepakbola dengan yang lain. Gak worthy gitu loh. Moso cewe mo dibandingin sama bola.
Baca entri selengkapnya »

Akhir-akhir perjuangan nampaknya sudah mulai terlihat. Paling tidak saat ini sudah nampak kejelasan dari semua hal, sudah berkurang pertanyaan-pertanyaan yang dahulu penuh sesak dalam dada. Hari ini telah diketahui apa sebenarnya yang terjadi di dalam tubuh Jaminan 1962, meskipun (hanya) dari orang dalam yang berfungsi sebagai karyawan dan tidak ada konferensi pers yang sering bintang-bintang film lakukan.
Baca entri selengkapnya »

Orangtua saya sedang mengalami peristiwa yang hampir sama dengan kisah diatas. Dan kini sedang mencari alamat asuransi jaminan 1962 untuk mengajukan klaim. Saya harap bantuan mas sigit priyono untuk memberi info alamat jaminan 1962 yang baru. terima kasih

Kurniawan

Untuk mas Kurniawan, alamat Asuransi Jaminan 1962 yang baru saat ini berada di

Gedung Nindya Karya Lt. 3
Jl. MT. Haryono
Cawang, Jakarta Timur
Baca entri selengkapnya »

1 Maret 2008 nanti saatnya habis kontrak untuk asuransi pendidikan yang diambil oleh orangtua saya. 15 tahun yang lalu orangtua saya memutuskan untuk menginvestasikan uang mereka dengan harapan pendidikan yang lebih baik untuk adik saya yang saat itu berumur 3 tahun. Selama beberapa tahun hingga April 2007, sama sekali tidak ada masalah dengan pembayaran, penagihan, maupun kewajiban dan hak yang lain. Kalaupun ada masalah,itupun dapat langsung diatasi, misalnya adanya pergantian petugas yang menagih pembayaran premi yang setiap bulan datang ke rumah atau kami sekeluarga pindah alamat rumah sehingga kami harus melapor atau mereka yang menanyakan alamat kami by phone.
Baca entri selengkapnya »

Baru-baru ini ada wacana tentang kebijakan baru Gubernur DKI Jakarta untuk mengatasi macet. kebijakan ini mengenai perubahan jam kegiatan pagi hari, yaitu jam masuk sekolah dan jam masuk kantor. jam masuk sekolah yang pada umumnya masuk pukul 7 pagi akan dimajukan menjadi masuk jam 6.30 pagi atau jam 6.45. sedangkan jam masuk kantor belum ditentukan, karena ini kewenangan dari tiap perusahaan.
Baca entri selengkapnya »